Apel KIP Banda Aceh, Yusri Razali Sampaikan Filosofi 4 “Istri Raja” tentang Hakikat Kehidupan
Banda Aceh - Ketua Divisi Perencanaan dan Data KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali, memimpin apel rutin yang berlangsung di halaman Kantor KIP Kota Banda Aceh, Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan, staf sekretariat, serta mahasiswa magang yang sedang menjalani praktik kerja di lingkungan KIP Kota Banda Aceh.
Dalam amanatnya, Yusri menekankan pentingnya kesadaran spiritual di tengah kesibukan menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, manusia sering kali terlalu sibuk mengejar urusan dunia, seperti jabatan, penampilan, hingga pengakuan sosial, sehingga melupakan tujuan utama hidup, yakni beribadah kepada Allah dan mempersiapkan bekal untuk akhirat.
Untuk memperkuat pesan tersebut, Yusri membagikan filosofi kehidupan melalui perumpamaan empat “istri raja”. Filosofi itu menggambarkan bagaimana manusia memprioritaskan hal-hal tertentu dalam hidup, namun tidak semuanya mampu menemani hingga akhir perjalanan.
Ia menjelaskan, istri keempat melambangkan tubuh atau jasad, yang selama hidup paling banyak dirawat dan dimanjakan dengan berbagai kenyamanan, tetapi akan menjadi yang pertama ditinggalkan saat ajal tiba. Sementara istri ketiga diibaratkan sebagai harta dan kekayaan, yang kerap dibanggakan dan dijaga, namun pada akhirnya hanya berpindah menjadi warisan bagi orang lain.
Kemudian, istri kedua diibaratkan sebagai keluarga dan sahabat, yang selalu hadir mendampingi dalam suka maupun duka, tetapi hanya mampu mengantar hingga pemakaman. Sedangkan istri pertama melambangkan jiwa atau ruh beserta amal ibadah, yang sering kali terabaikan karena kesibukan duniawi, padahal itulah satu-satunya yang akan terus menyertai manusia setelah meninggal dunia.
Yusri mengajak seluruh peserta apel untuk lebih memperhatikan kebutuhan jiwa dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan sebagai investasi akhirat. Menurutnya, keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual menjadi kunci dalam menjalani kehidupan yang bermakna.
Melalui pesan tersebut, Yusri berharap seluruh jajaran KIP Kota Banda Aceh dapat menjadikan tugas dan aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari ibadah, sekaligus terus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab.

Posting Komentar